Satrio Piningit

Ramalan Gunung Merapi Meletus Satrio Piningit Syair Pujangga Ronggo Warsito SBY Ditolak Alam Pengganti Lebih Muda. Periode kedua memimpin Indonesia, pemerintahan Presiden SBY sudah lewat satu tahun. Banyak kalangan menganggap kepemimpinan SBY lemah dan tidak mampu memenuhi janjinya semasa kampanye. Sebelumnya ramalan Tanah Babad Jawa batuk Gunung Merapi pertanda SBY akan lengser dari singgasananya.

Melihat fakta di atas, politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Yuddy Chrisnandi meluncurkan buku Strategi Kebangsaan Satrio Piningit 2014, di Restoran Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Minggu (24/10).

Yuddy berpendapat satrio piningit sebagai tokoh yang selalu memberikan seluruh kemampuannya untuk kepentingan bangsa. Satrio Piningit 2014 diprediksi usianya lebih muda dibandingkan SBY menjadi presiden. “Saya berpikir presiden mendatang pasti lebih muda daripada SBY, maka dari itu mereka harus dapat menghadapi gejolak alam, sosial, dan lainnya,” imbuhnya.

Demi menyelesaikan buku itu Yuddy mengaku banyak melahap literatur Jawa kuno berkisah soal satrio piningit karya Ronggo Warsito pada abad ke-14.

Hingga ia sampai pada kesimpulan bahwa Presiden SBY adalah satrio piningit ke-6. Secara keseluruhan, Ronggo Warsito memperkirakan ada tujuh satrio piningit di bumi Nusantara.

“Bila ramalan pujangga Raden Ngabehi Ronggo Warsito benar, maka pemegang tampuk kepemimpinan negeri empat tahun ke depan, yang dalam ramalan disebut Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu, berasal dari kalangan muda,” simpul mantan bakal calon presiden dari jalur independen itu.

Takhayul Ramalan Gunung Merapi

Saat ini, Gunung Merapi tengah bergejolak dan diperkirakan meletus dalam waktu dekat. Hal ini, kata Yuddy, sekaligus membantah anggapan bahwa kepemimpinan SBY ditolak alam. Baca status terakhir/terkini Gunung Merapi awas akan meletus.

“Itu takhayul. Dalam perspektif sejarah bahwa siapa pun yang memimpin Indonesia saat ini, dia akan menghadapi kondisi alam, sosial, gejolak politik, seperti sekarang. Kalau yang memimpin Pak JK (Jusuf Kalla, Red), Wiranto, Prabowo, kondisinya akan sama,” katanya.

Sementara itu, lanjutnya, satrio piningit ketujuh diperkirakan adalah sosok pemimpin yang mampu memperbaiki keadaan, bisa diteladani dan menonjol di aspek religiusitas. Peran satrio piningit keenam sangat penting dalam mempersiapkan satrio piningit ketujuh.

Beberapa tokoh yang membahas buku itu ahli komunikasi Effendy Ghazali, Dirut Kantor Berita Nasional Antara Ahmad Mukhlis Yusuf, pengusaha muda Sandiaga Uno, dan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Yassin. surya.co.id

9 komentar:

  1. If You Want to Know The Real Person ” BEHIND THE MASK ” a Man ”
    BEHIND THE STAGE ” ( of All the People Around thd World ) Yes I am the Person IN THIS LIFE I PREFER DISGUISE .. BECAUSE I JUST WANT TO BE SIMPLE PERSON I DO NOT WANT TO BE ” THE TOP ” OR TO BE A FAMOUS PERSON
    ==========================================
    Kalau mau baca Catatan saya klik saja
    :https://www.facebook.com/note.php?note_id=300091153386274

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tenane Mas
      Jajal tak mampir

      Hapus
    2. DUKUNGLAH YUSUF KOLO SEBAGAI SATRIO PINIGIT....
      DUKUNG JUGA PARAHBOWO SUBNQYANTI SEBAGAI SATRIO PINGIT...
      DUKUNG JIKIWI SEBAGAI CANTRIK SATRIO PINGIT BANG ICAL CING CAI LEE....

      SEMUA MEMANG SATRIO PINGIT...KARENA SUDAH MUNCUL YAH TUNGGU APA LAGI???HAJAR BLEH...TUNJUKAN KESATRIONNAN ANDA DEMI INDONESIA SE-YAHTE-RA....

      Hapus
  2. Indeed "Satria Pininggit" will be born in the land of Java, but it's not going to be the President of the Republic of Indonesia.
    "Satria Pininggit" is the Messiah. "Satria Pininggit" not scope the Indonesia, but the World. Pininggit is the Great King. Not the local king or king-class gutter. If there "Satria Pininggit" within the scope of the Indonesia, meaning "Satria Pininggit" false, or as a lackey of a superpower. Pininggit is a figure that could paralyze the crime, all of a superpower.

    Aya-aya wae Kang Yuddy mah, nyanyahoanan.

    Bandung~Sundapura

    BalasHapus
  3. satria piningitteh kira2 lulusan SD?

    BalasHapus
  4. Wkwkwk..
    SULTAN JOGJA IX PALSU. PRASASTI BATU TULIS BOGOR
    itu aja gak tau, boro2 yg lan..Wkwkwk..
    SULTAN JOGJA IX PALSU. PRASASTI BATU TULIS BOGOR PALSU.
    Sultan hamengkubuono IX itu cuma Pemangku alias Pendeta Hindu Buddha 100% orang Cina anjing.
    itu aja gak tau, boro2 yg lain.

    BalasHapus
  5. Nabi Muhammad bersabda: “Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik di antara yang terbaik. Dia berkata “Aku bersaksi kamu adalah Satria Piningit yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.”
    Satria Piningit berkata ” Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali, apakah kalian masih ragu kepadaku?” Mereka berkata “Tidak” maka Satria Piningit membunuhnya dan menghidupkannya kembali ”(Hadits Riwayat Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit menggeregaji seseorang kemudian akan membangkitkannya kembali.” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Mereka pun beriman kepada Satria Piningit, menerima Satria Piningit . Maka Satria Piningit memerintahkan langit untuk menurunkan hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman…” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit memilliki keledai yang ditungganginya, lebar antara dua telinganya 40 hasta.” (HR. Ahmad).
    Nabi Muhammad bersabda: “Sungguh Satria Piningit keluar dan Satria Piningit ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barang siapa di antara kalian yangt mendapati Satria Piningit, hendaklah memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik. (HR. Muslim)
    Nabi Muhammad bersabda: “Di antara dakwah Satria Piningit adalah bahwa bersama Satria Piningit ada surga dan neraka. Padahal sesungguhnya neraka Satria Piningit adalah surga dan surga Satria Piningit adalah neraka. Barang siapa mendapatkan cobaan dengan nerakanya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dan hendaklah ia membaca ayat-ayat di awal surah Al-Kahfi (HR. Majah).
    Nabi Muhammad bersabda: “Sesungguhnya bersama Satria Piningit ada surga dan neraka, sungai dan air, serta gunung roti. Sesungguhnya Satria Piningit adalah neraka dan Satria Piningit adalah surga.” (HR. Ahmad).
    Nabi Muhammad bersabda: “ Satria Piningit mendatangi reruntuhan dan berkata: “Keluarkanlah perbendaharaanmu.” Maka keluarlah perbendaharaannya mengikuti Satria Piningit seperti sekelompok lebah.” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Barang siapa yang mendengar tentang Satria Piningit hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allah! Sesungguhnya ada seorang laki-laki akan mendatanginya dan ia dangka dirinya beriman, lalu ia justru mengikutinya karena pengaruh syubhat (kerancuan yang membingungkan yang ditimbulkan Satria Piningit (HR. Abu Dawud).
    Nabi Muhammad bersabda: antara fitnah Satria Piningit adalah Satria Piningit berkata pada orang-orang “Bagaimana menurutmu jika aku membangkitkan ayah dan ibumu lalu kamu bersaksi aku adalah Tuhanmu, apakah kamu mau?” “Iya mau,” jawab orang tersebut. Lalu dua setan serupai bentuk ayah dan ibunya lantas keduanya berkata “wahai anakku, ikutlah Satria Piningit karena Satria Piningit adalah Rabbmu.” (HR. Ibnu Majah).

    BalasHapus
  6. Satria Piningit Dan Kitab Suci
    Telah bersabda Rasulullah s.a.w, “ Satria Piningit Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Satria Piningit memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana sebelum itu bumi dipenuhi oleh kezaliman dan ketidakadilan,” (HR. Abu Dawud dan al-Hakim)
    “Hari kiamat tidak akan tiba, kecuali setelah bumi ini dipenuhi dengan kezaliman dan permusuhan. Setelah itu, lahirlah seorang Satria Piningit dari kalangan keluargaku (nabi), atau keturunanku, sehingga Satria Piningit memenuhi dunia ini dengan keseimbangan dan keadilan, sebagaimana sebelumnya telah dipenuhi dengan kezaliman dan permusuhan. (Hr. Ibn Hibban)[2]
    Hari kiamat tidak akan tiba, kecuali setelah manusia ini diperintah oleh seorang Satria Piningit dari kalangan keluargaku (nabi), yang namanya sama dengan namaku, dan nama bapaknya juga sama dengan nama bapakku. Satria Piningit kemudian memenuhi dunia ini dengan keseimbangan dan keadilan. (Hr. Ibn Hibban)[3]
    Ingatlah ketika Tuhan berfirman kepada para manusia, "Sesungguhnya Aku menjadikan Satria Piningit seorang khalifah di muka bumi.'" Manusia bertanya, "Mengapa Tuhan menjadikan Satria Piningit khalifah di bumi ini orang yang akan membuat kerusakan pada bumi dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Tuhan dan sucikan nama Tuhan!" (Al-Baqarah: 30)
    "Hai Satria Piningit,sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena hawa nafsu sesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
    [QS. Shaad 38 : 26]
    Dan ketika Satria Piningit diuji Tuhan dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Satria Piningit menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku menjadikan Satria Piningit imam bagi seluruh manusia". Satria Piningit berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim". [QS. Al-Baqarah 2 : 124]
    : "Dan Nabi mereka berkata kepada mereka, sesungguhnya Allah telah mengangkat Satria Piningit menjadi rajamu". Mereka menjawab, "bagaimana Satria Piningit memperoleh kerajaan kami, sedangkan kami lebih berhak atas kerajaan kami daripada Satria Piningit, dan Satria Piningit tidak diberi kekayaan yang banyak". (Nabi) menjawab, "Allah telah memilih Satria Piningit menjadi raja atas kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik". Allah memberikan Kerajaan-Nya kepada Satria Piningit yang Allah kehendaki, dan Allah maha luas, maha mengetahui" (QS: Al Baqarah: 247).
    "Dan Kami memberi Satria Piningit kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu, dan menjadikan Satria Piningit pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)" (QS: Al Qasas: 5).
    Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Kitab Suci, dan sesungguhnya Kami benar-benar memelihara Kitab Suci.
    Maka apakah mereka tidak memperhatikan Kitab Suci? Kalau sekira Kitab Suci itu bukan dari sisi Allah, tentulah Satria Piningit mendapat pertentangan yang banyak di dalam Kitab Suci.

    BalasHapus
  7. informasi tentang itu ada di blog ratu adil
    satriapinandhitasinisihanwahyu.blogspot.co.id

    BalasHapus